Ahmad Ashar Muslim, Pengurus PKS Kota Malang menilai pemasangan atribut dengan cara di paku dipohon, bukan merupakan kesalahan yang substansial. Menurutnya, kesalahan itu jika di prosentase hanya menempati peringkat skor 2,5 persen. Karenanya, tidak perlu memberikan sangsi kepada kader PKS yang melakukan kesalahan memasang atribut dengan cara memaku.
Ahmad Ashar Muslim mengatakan meski tidak substansial, namun ia mengakui bahwa memasang atribut dengan cara dipaku merupakan hal yang salah. Karenanya, PKS akan menertibkan sendiri atribut yang dianggap menyalahi aturan. Ia menambahkan sebenarnya pemasangan atribut itu hanya sekedar mengenalkan. Sehingga, target pemasangan atribut tidak akan mengarahkan ke penentuan pilihan. (radio citra malang 87.9 FM)

